Saturday, November 17, 2018

ISLAM DI AFGANISTAN



ISLAM DI AFGANISTAN
           
            Afganistan ialah suatu negara yang terdapat di Asia Tengah negara penyangga antara bekas negara Unisoviet dan India berbatasan dengan RRC, Pakistan, Kasmir, dan Persia. Daerah Afganistan banyak bergunung-gunung dengan pegunungan Hindu Kush sebagai tulang punggungnya. Negara ini berbentuk republik dengan ibukotanya Kabul dan penduduknya beragama Islam.

1.      Masuknya Islam di Afganistan

Islam masuk di Afganistan sejak masa Khalifah Usman bin Affan (644-656 M). Pada tahun 647 M pasukan Islam mengadakan perluasan daerah ke Khurasan dipimpin oleh panglima Sa’ad bin Al Ash. Setelah terjadi pertempuran yang sengit akhirnya kemenangan di pihak Islam. Khurasan adalah suatu daerah yang terdapat di sebelah tenggara Iran berbatasan dengan bekas Uni Soviet. Bagian timur dan Selatan daerah ini merupakan rangkaian pegunungan dan disebelah barat merupakan bagian dari gurun-gurun Desyt-i-Kevir. Daerah-daerah oase dan lembah-lembah sungai merupakan daerah pertanian. Usaha industri terutama permadani dan tekstil (katun) cukup terkenal di daerah itu. Pada masa sekarang ini Khurasan sebelah timur adalah termasuk wilayah Afganistan. Islam yang masuk di Afganistan mula-mula pada tahun 647 M sampai sekarang masih dianut oleh penduduk Afganistan pada umumnya.

2.      Perkembangan Islam di Afganistan

Pada mulanya sebutan Afganistan ini belum begitu dikenal sebagaimana sekarang, yang lebih populer ialah sebutan Khurasan. Pada tahun 1737 seorang penguasa di Afganistan bernama Nadir Syah dapat menaklukkan seluruh Afganistan sebagai wilayah Afganistan sekarang ini. Sepuluh tahun kemudian pemeritahan tertinggi dipegang oleh Ahmed Khan menjadikan daerah itu suatu Emirat yang berdiri sendiri. Pada tahun 1838 muncul ekspedisi Inggris yang pertama di Afganistan, kemudian disusul ekspedisi berikutnya pada tahun 1878 sampai 1881. Mulai dari sini pecahlah perang antara Afganistan dan Inggris, dan sesudah itu Afganistan menjadi semacam proktektorat Inggris. Pada tahun 1925 Afganistan di umumkan sebagai kerajaan yang netral. Pada tahun 1973 raja Muhammad Zakir Syah yang memerintah sejak 1933 digulingkan oleh sepupunya Muhammad Daud yang mengumumkan Afganistan sebagai republik dan ia menjadi presidennya yang pertama.

Orang-orang Afganistan sebagaimana orang-orang India dan Pakistan sangat giat mengadakan dakwah baik didalam maupun diluar negri. Salah seorang putra Afganistan yang namanya terkenal diseluruh dunia ialah Jamaluddin Al Afgani. Ia lahir di Hamadan (Afaganistan) pada tahun 1838. Ia dikenal sebagai ahli teologi, hukum, tasawuf, falsafah Islam, sosiologi dan dikenal pula sebagai peletak dasar Islam. Sejak usia 17 tahun ia menjelajahi berbagai negara antara lain India, Mesir, Inggris, Persia, Rusia, dan Turki.

Berdasarkan pemikiranya, ia ingin menggerakkan kebangkitan dikalangan umat Islam, sehingga sering terjadi ketidak sesuaian pemikiran antara Al Afgani dengan tokoh-tokoh keagamaan yang ortodoks. Pemikiran Al Afgani banyak berpengaruh di Mesir, dan diantara muridnya yang terkenal ialah Muhammad Abduh. Al Afgani meniggal di Istanbul (Turki) pada tanggal 9 Maret 1897.

Sebagaimana telah dikemukakan bahwa Islam menerangi kehidupan rakyat Afganistan sejak tahun 647 M, maka perkembangan seni budaya yang bercorak Islam mengalami kemajuan yang cukup pesat. Monumen-monumen abadi yang menunjukkan keberhasilan budaya Islam di daerah Afganistan terdapat dibeberapa tempat baik yang berupa benteng-benteng menara maupun  tempat-tempat peribadatan. Salah satu daerah wisata terkenal berada di propinsi Balkh daerah perbatasan dengan Rusia. Di daerah ini terdapat banyak objek wisata yang merupakan perpaduan unsur keagamaan dengan seni arsitektur yang tinggi. Kota Mizani Syarif ( ibukota propinsi Balkh) banyak memiliki bangunan-bangunan kuno bernafaskan Islam, antara lain Masjid Kwaja Pasa yang dibangun pada masa Sultan Mahmud Al Gasni (abad ke 10) dan “Masjid Biru” sebagai masjid yang besar dan megah lagi Indah, beratap dan berantai biru, mempunyai halaman yang luas dan selalu disemarakkan dengan ribuan burung merpati putih.

Afganistan setelah mengalami peperangan yang cukup lama dengan bekas Unisoviet harus membenahi bangunan-bangunan yang rusak. Akibat peperangan ini Afganistan mengalami pengorbanan yang cukup besar, baik jiwa raga maupun harta benda. Agaknya Afganistan dalam masa pasca perang ini harus bekerja keras untuk membangun perekonomiannya yang sudah cukup parah. Semoga usaha mereka dapat berhasil dengan baik.



 Sumber: Departemen Agama RI. 1994. Pendidikan Agama Islam untuk SMA kelas II

No comments:

Post a Comment

Islam di Benua Afrika

Islam di Afrika Sejak pada masa Rasulullah SAW, sebenarnya telah ada hubungan baik dengan salah satu raja yang terdapat di benua Af...