Islam di Rusia
Rusia adalah negara yang berbentuk
republik yang merupakan salah satu negara bagian dari bekas Uni Soviet yang
terbesar. Rusia selain merupakan negara bagian terbesar juga merupakan pusat
kegiatan pemerintahan Uni Soviet. Ibukota Rusia adalah Moskwa (kota terbesar di
Rusia bahkan kota terbesar dibekas Uni Soviet.
1.
Masuknya
Islam di Rusia
Sejak masa Khalifah Usman bin Affan
(644-656 M) kekuasaan Islam sebenarnya telah memasuki sebagian Asia Tengah.
Ketika pemerintahan Khalifah Muawiyah bin Sofyan (660-680 M) dari Dinasty Bani
Umayyah usaha perluasan daerah dilanjutkan terus. Pada masa kahlifah Al Walid
bin Abdul Malik (705-715 M) juga dari dinasti Bani Umayyah Islam sudah
menguasai Asia Tengah dan sekitarnya. Yang dimaksud Asia Tengah ialah daerah-daerah
yang meliputi Kazakistan, Uzbekistan, Kirgistan, Tadzhikistan, Turkmenia dan
Armenia. Semua daerah ini termasuk wilayah Uni Soviet bagian selatan, selain
itu Asia Tengah juga termasuk Mongolis dan Siberia Selatan (dua daerah ini juga
termasuk Uni Soviet). Asia Tengah yang termasuk wilayah RRC ialah daerah Tibet
dan Sinkiang. Dari daerah-daerah inilah Islam berkembang terus sampai ke Rusia.
2.
Perkembangan
Islam di Rusia
Islam mengalami kemunduran di seluruh
Uni Soviet termasuk di Rusia dimulai sejak berkuasanya kaum Bolsyewik yang
dipimpin oleh Lenin. kaum Bolsyewik ini telah berhasil menumbahkan takhta
kekaisaran yang berkuasa di Rusia pada masa-masa sebelumnya. Sejak kaum
Bolsyewik berkuasa banayak sekali masjid-masjid dan rumah-rumah ibadah yang
lain diruntuhkan, ditutup, ada yang dijadikan kandang binatang, dijadikan bar,
toko dan lain-lain. Menurut anggapan mereka kaum agama termasuk kaum borjuis.
Oleh sebab itu mereka harus dihancurkan. Yang dimaksud Borjuis ialah para
pemilik modal, pegawai-pegawai menengah keatas, para tuan tanah dan golongan
ekonomi menegah keatas yang lain. Lawan dari Borjuis ialah Proletar yaitu
golongan rakayat jelata yang hidupnya hanya menjual tenaga. Istilah Borjuis ini
diciptakan oleh Karl Marxyang dikenal dengan ideologinya Marxisme yang dianut
oleh partai-partai Komunis.
Sebagai gambaran keadaan Islam di
Rusia dapat dikemukakan sebagai berikut umat Islam di Uni Soviet pada tahun
1983 tidak kurang dari 40 juta orang. Sedangkan jumlah penduduk Uni Soviet pada
waktu yang sama sebesar 257 juta orang umat Islam kebanyakan tinggal di
propinsi bagian selatan. Moskwa sendiri jumlah umat Islam diperkirakan 100 ribu
orang. Masjid-masjid yang terdapat di Rusia pada umumnya sepi, sedikit sekali
jamaahnya. Yang datang ke Masjid hanyalah orang-orang tua sedangkan yang
muda-muda pada umumnya bekerja. Pada hari jumat ada juga anak muda yang datang
ke Masjid, tetapi itupun tidak semuanya. Yang paling ramai hanyalah pada hari
raya idul fitri. Tempat pendidikan agama terutama bagi anak-anak dan remaja di
Rusia tidak ada. Penyelenggaraan pendidikan agama dilaksanakan di rumah
masing-masing oleh orang tuanya. Masyarakat muslim di Rusia dalam melaksanakan
ibadahnya sebenarnya tidak mengalami hambatan karena melaksanakan shalat misalnya
dapat dikerjakan dirumah masing-masing. Hanya yang menjadi hambatan di negeri
ini ialah agama tidak boleh dibawa-bawa dalam urusan pemerintah dan masyarakat.
Agama adalah urusan individu. Segala aktivitas sosial, politik, dan pendidikan
semuanya diatur oleh negara. Orang Rusia untuk melaksanakan ibadah Haji
kemungkinanya hanyalah bagi yang tua-tua yang sudah tidak bekerja lagi. Itupun
segala sesuatunya harus diurus sendiri dan memerlukan biaya yang sangat mahal.
Bagi yang masih muda-muda hampir-hampir mereka tidak mungkin untuk melaksanakan
ibadah Haji, karena harus bekerja.
Republik Rusia setelah pembubaran Uni
Soviet dan sekaligus pembubaran partai komunis Uni Soviet oleh presiden Mikhail
Gorbachev pada akhir tahun 1991 tentulah keadaanya sudah berbeda. Jika dulu
negara-negara yang tergabung dalam Uni Soviet merupakan negara-negara bagian,
setelah pembubaran Uni Soviet negara-negara itu berdiri sendiri-sendiri. Dengan
adanya pembubaran partai komunis Uni Soviet memberikan suasana angin segar bagi
perkembangan agama di republik Rusia Khususnya, dan di negara-negara bekas Uni
Soviet pada umumnya.
Sumber: Departemen Agama RI. 1994. Pendidikan
Agama Islam untuk SMA kelas II