A.
Masuk dan Berkembangnya pengaruh
Islam ke Indonesia
Setelah
Nabi Muhammad wafat, pengganti-penggantinya yang bergelar Khalifah
mengembangkan agama Islam keluar Jazirah Arab. Penyebaran dan perkembangan
Islam berlangsung sangat cepat sehingga pda abad ke-8 M, pengaruh Islam telah
meliputi seluruh kawasan Timur Tengah, Afrika Utara, dan sebagian Eropa, yakni
Spanyol dan Turki. Kemudian pada masa Khalifah Bani Umayyah, agama Islam telah
berkembang sampai ke India, bahkan sampai ke Indonesia.
Latar Belakang
Ketika kerajaan Sriwijaya sedang mengembangkan kekuasaanya,
sekitar abad ke-7 dan 8 M, Selat Malaka sudah mulai dilalui oleh
pedagang-pedagang Islam:Berdasarkan berita cina dari zaman Dinasti Tang, pada abad
ke-7 dan 8 M, di Sumatra dan Kanton (Guangzhou) sudah terdapat penganut Islam.
Pada masa itu, sudah ada kegiatan pelayaran dan perdagangan antara barat (Laut
Tengah) dan Timur (Asia), yang dilakukan oleh kerajaan Islam Bani Umayyah
dengan kerajaan Cina dibawah Dinasti Tang yang melalui selat Malaka.
Ketika kerajaan Sriwijaya mengalami
kemunduran pada abad ke-13 M, kedudukan masyarakat Islam di pulau Sumatra,
Semenajung Melayu, dan pulau-pulau di sekitar Selat Malaka semakin kuat. Beberapa
waktu kemudian, masyarakat Islam sudah berperang penting dalam bidang politik. Dipesisir
Sumatra sampai Palembang, berdiri kerajaan-kerajaan Islam, termasuk di sekitar
selat Malaka, sedangkan di daerah pedalaman masih terdapat penganut agama Buddha.
Berita tentang adanya kerajaan di Sumatra pada abad ke 13 M itu dikemukakan
oleh Marco Polo yang singgah di Sumatra pada tahun 1292.
Rupanya agama Islam masuk ke
Indonesia itudengan perlahan-lahan dan bertahap, yang dimulai pada abad ke-7 M dan
mendapatkan bentuknya secara politik pada abad ke-13 M sedangkan yang menyebarkan
agama Islam itu sendiri terdiri atas bebagai bangsa seperti Arab, Persia, dan
Gujarat.
B.
Cara Penyebaran Agama Islam di Indonesia
1.
Cara Perdagangan
2.
Cara Perkawinan
3.
Cara Pendidikan
4.
Cara Politik
5.
Cara Kesenian
Sumber: Matroji, sejarah
untuk SMP kelas VII, Erlangga, Jakarta,
2004
No comments:
Post a Comment